OUR TOP Program

Berita Refleksi Pelayanan dan Kemeriahan "Tiba-Tiba Fashion Show" Warnai Syukuran Natal Desa Mata Air

Refleksi Pelayanan dan Kemeriahan "Tiba-Tiba Fashion Show" Warnai Syukuran Natal Desa Mata Air

Salmun Aprianus Tefnai 12 Jan 2026 139x dilihat
desacloud462img20260113-7.jpeg

"Gema Efrata Di Jantung Mata Air" antara Sang Bayi Natal dan Realita Sosial 

Mata Air – Suasana penuh sukacita dan kekeluargaan menyelimuti Gedung Gereja Jemaat Getsemani Tarus Timur (GGTT) pada Senin (12/1/2026). Keluarga Besar Desa Mata Air menggelar ibadah Syukuran Natal dan Tahun Baru yang berlangsung mulai pukul 15.00 WITA.

Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Nini Mandiri Lani-Sir, S.Th ini dihadiri oleh Camat Kupang Tengah, Yunisthya Adolfina Padja, S.ST, Kepala Desa Mata Air, Bapak Elia Luluporo, Ketua BPD, Bapak Lodo Here, Ketua TP-PKK, Ibu Felsy Ullu-Maakh, Ketua Karang Taruna, Sdr. Marlfin Luynalle, serta seluruh Perangkat Desa dan Aparat RT/RW.

Refleksi dan Komitmen Sosial 2026

Dalam khotbahnya yang terambil dari Matius 1:18-25 tentang "Kelahiran Yesus Kristus", Pdt. Nini mengajak hadirin merefleksikan perjalanan hidup keluarga besar Desa Mata Air. Ia menekankan ketaatan mutlak kepada rencana Tuhan, meneladani sikap Yusuf yang taat pada perintah malaikat meski situasi tersebut tidak sejalan dengan keinginan pribadinya.

Mengutip potongan puisi "Palungan itu Belum Kosong", Pdt. Nini memberikan pesan sosial yang kuat. "Jika di tahun 2025 palungan itu masih terisi dengan lansia, saudara disabilitas, dan anak yatim yang belum tersentuh kasih, maka menjadi kewajiban perangkat dan aparat desa untuk berupaya menyentuh semua kalangan di tahun 2026 ini, walaupun dalam keadaan terbatas," tegasnya.

Ibadah semakin khidmat dengan pembacaan puisi berjudul "Gema Efrata Di Jantung Mata Air" oleh Ketua RW 04, Sdr. Jitro Pratama Nggeo, serta persembahan pujian dari Paduan Suara (PS) Presbiter GGTT dan PS Perangkat Desa Mata Air.

Transparansi Anggaran Desa

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mata Air, Bapak Elia Luluporo, mengapresiasi inisiatif perangkat dan aparat desa menyelenggarakan acara ini. Merefleksikan 3 tahun kepemimpinannya, Elia mengakui ada banyak capaian, namun juga tantangan yang masih harus diselesaikan.

Ia juga menyampaikan informasi penting terkait kebijakan anggaran tahun ini. "Transfer Dana Desa tahun ini mengalami pergeseran sekitar 80% untuk dialokasikan ke Koperasi Desa Merah Putih. Konsekuensinya, pasti ada kegiatan pembangunan yang tertunda. Namun, kami bersama seluruh elemen desa akan tetap berupaya maksimal untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Kades Elia.

Kemeriahan "Tiba-Tiba Fashion Show"

Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan tukar kado antar aparat desa yang menambah kehangatan suasana. Kemeriahan memuncak saat sesi hiburan yang dipandu oleh Pengurus Karang Taruna Desa Mata Air dengan menggelar acara unik bertajuk "Tiba-Tiba Fashion Show".

Anak-anak usia 5 hingga 15 tahun tampil percaya diri layaknya model profesional. Penampilan mereka dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Marissa Dillak (akrab disapa Sus Mince), Ibu Rahel Kolibulu, dan Sdri. Kasih Habagea.


Saat ditemui di sela-sela acara, Ketua Karang Taruna Desa Mata Air, Sdr. Marlfin Luynalle, menjelaskan konsep acara tersebut. "Sesuai temanya, ini dilaksanakan secara 'tiba-tiba' atau spontan untuk mengisi acara syukuran. Tujuannya sederhana, agar semakin mempererat tali silaturahmi seluruh keluarga besar Desa Mata Air melalui kegiatan yang menghibur dan positif," ungkap Marlfin.

Rangkaian kegiatan Syukuran Natal dan Tahun Baru ini pun ditutup dengan sesi foto bersama seluruh hadirin, menandai awal tahun 2026 dengan semangat kebersamaan yang baru.

Desacloud berkomitmen menjadi mitra strategis dalam percepatan transformasi Desa Digital di seluruh Indonesia.

Alvaro Kadja Founder Desacloud
Beranda Pengaduan Berita Belanja